Definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

By | March 6, 2016

Image result for keselamatan dan kesehatan kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) didefinisikan oleh Leon C. Megginson (1981; dalam Mangkunegara, 2004:161) adalah sebagai berikut:

“The term safety is an overall term that can include both safety and health hazards. In the personel area, however, a distinction is usually made between them. Occupational safety refers to the condition of being safe form suffering or causing-hurt, injury, or loss in the workplace. Safety hazards are those aspects of the work environment that can cause burns, electrical shick, cuts, bruises, sprains, broken bones, and the loss of limbs, eyesight, or hearing. They are often associated with industrial equipment or the physical environment and involve job task that require care and training. The harm is usually immediate and sometimes violent. Occupational health refers to the condition of being free form physical, mental, or emotional disease or pain caused by the work environment that, over a period of time, can create emotional stress or physical disease.”

Berdasarkan pendapat tersebut di atas, maka dapat diambil pengertian bahwa istilah keselamatan mencakup kedua istilah risiko keselamatan dan risiko kesehatan. Dalam bidang kepegawaian, kedua istilah tersebut dibedakan. Keselamatan kerja menunjukkan kondisi yang aman atau selamat dari penderitaan, kerusakan, atau kerugian di tempat kerja. Risiko keselamatan merupakan aspek-aspek dari lingkungan kerja yang dapat menyebabkan kebakaran, ketakutan aliran listrik, terpotong, luka memar, keseleo, patah tulang, kerugian alat tubuh, penglihatan, dan pendengaran. Semua itu sering dihubungkan dengan perlengkapan perusahaan atau lingkungan fisik dan mencakup tugas-tugas kerja yang membutuhkan pemeliharaan dan latihan. Sedangkan kesehatan kerja menunjukkan pada kondisi yang bebas dari gangguan fisik, mental, emosi atau rasa sakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Risiko kesehatan merupakan faktor-faktor dalam lingkungan kerja yang bekerja melebihi periode waktu yang ditentukan, lingkungan yang dapat membuat stres emosi dan gangguan fisik.

Sedangkan, keselamatan (safety) mencakup perlindungan karyawan dari cidera yang disebabkan oleh kecelakaan yang berkaitan dengan pekerjaan. Hal yang termasuk dalam cakupan definisi mengenai keselamatan tersebut adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan cedera stres berulang serta kekerasan di tempat kerja dan dalam rumah tangga. Sedangkan kesehatan (health) mengacu pada kebebasan dari penyakit fisik maupun emosional. Masalah-masalah dalam bidang-bidang ini bisa secara serius mempengaruhi produktivitas dan kualitas kehidupan kerja karyawan. Hal-hal tersebut bisa secara dramatis menurunkan efektivitas perusahaan dan semangat kerja karyawan (Mondy, 2008:82) .

Secara lebih spesifik, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menunjuk kepada kondisi-kondisi fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan. Jika sebuah perusahaan melaksanakan tindakan-tindakan keselamatan dan kesehatan yang efektif, maka lebih sedikit pekerja yang menderita cedera atau penyakit jangka pendek maupun panjang sebagai akibat dari pekerjaan mereka di perusahaan tersebut (Rivai dan Sagala, 2009:792).

Solusi Tesis melayani konsultasi, bimbingan, serta jasa pembuatan skripsi dan tesis segala jurusan dengan garansi sampai dengan lulus, orisinil atau anti plagiat, terpercaya dan terjamin. Jika berminat silahkan hubungi customer servise (CS) Solusi Tesis : 0877-3911-6555 (Whatsapp/SMS/Tlpn). Pin BBM : 5465F8D0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *